avalw news
Bagus PutraBagus PutraVIEW PROFILE →

Dari Tangerang ke panggung dunia: bagaimana studio game indie Indonesia menembus pasar global

tech2026-08-28 · 1 min read · 0 reads

Di balik sorotan pada e-commerce dan kecerdasan buatan, industri game buatan Indonesia diam-diam menembus panggung global. Studio seperti Toge Productions dan game A Space for the Unbound membuktikan bahwa cerita lokal bisa menjadi kekuatan dunia.

Ketika membahas teknologi Indonesia, sorotan sering jatuh pada e-commerce, dompet digital, atau kecerdasan buatan. Namun ada cerita lain yang tumbuh diam-diam dan justru membawa nama Indonesia ke panggung global: industri game buatan anak negeri, yang kini semakin diakui oleh pemain di seluruh dunia.

Toge Productions dan gelombang indie

Di balik game yang mendunia, ada studio-studio kecil yang membangun karyanya baris demi baris.
Di balik game yang mendunia, ada studio-studio kecil yang membangun karyanya baris demi baris.

Salah satu nama paling menonjol adalah Toge Productions, studio asal Tangerang yang berdiri sejak 2009. Dari pengembang kecil, mereka tumbuh menjadi studio sekaligus penerbit yang melahirkan dan mendukung berbagai game orisinal. Judul seperti Coffee Talk membuktikan bahwa konsep sederhana yang digarap dengan hati mampu menjangkau pemain di banyak negara.

'A Space for the Unbound' dan pengakuan global

Puncak pengakuan datang lewat A Space for the Unbound, game petualangan buatan Mojiken Studio yang kemudian diakuisisi oleh Toge. Game ini meraih sejumlah penghargaan dan menjadi game Indonesia pertama yang masuk nominasi di ajang bergengsi The Game Awards, sebuah pencapaian yang beberapa tahun sebelumnya terasa mustahil bagi studio lokal.

Kekuatan cerita lokal

Yang membuatnya istimewa bukan hanya kualitas teknis, melainkan ceritanya. A Space for the Unbound berlatar kota kecil Indonesia pada era 1990-an, lengkap dengan nuansa nostalgia yang sangat lokal. Justru kejujuran budaya inilah yang membuat pemain di berbagai negara merasa terhubung, membuktikan bahwa cerita lokal bisa menjadi kekuatan global.

Dari konsol ke genggaman

Perjalanan game ini pun berlanjut. Setelah dirilis untuk PC dan konsol pada awal 2023, A Space for the Unbound akhirnya hadir di perangkat Android pada Agustus 2026. Langkah ini membuka pintu bagi jutaan pemain mobile di Indonesia dan Asia Tenggara, pasar yang selama ini jauh lebih akrab dengan game di ponsel ketimbang di konsol mahal.

Kisah studio-studio seperti ini menunjukkan wajah lain dari teknologi Indonesia: bukan sekadar pengguna atau pasar, melainkan pencipta karya yang mampu bersaing secara kreatif di tingkat dunia. Dengan bakat muda yang terus bermunculan, industri game berpeluang menjadi salah satu ekspor budaya paling menjanjikan dari negeri ini.

Bagus Putra
Stay updated
Bagus Putra
Subscribe to get an email whenever Bagus Putra publishes a new story. No spam, unsubscribe anytime.
Bagus Putra
WRITTEN BY THE AUTHOR
Bagus Putra
2026-08-28 · 1 min read · 0 reads
View profile →
VERIFY THIS STORY
ASK AI
MORE FROM Bagus Putra
Report this articlesupport@avalw.com